Renovasi Rumah vs Bangun Ulang

Renovasi Rumah vs Bangun ulang
Memilih opsi diantara melakukan Renovasi Rumah atau Membangun Ulang tentunya tidaklah mudah. Ada banyak pertimbangan yang perlu kita pahami didalam memutuskan untuk melakukan renovasi atau bangun ulang rumah. Opsi renovasi bisa menjadi pilihan karena kebutuhan pendanaannya lebih fleksibel karena bisa disesuaikan dengan keperluan. Minimal, tanah dan pondasi rumah sudah ada. Fleksibilitas dana renovasi akan bergantung pada seperti apa Anda ingin memoles ulang rumah. Biaya meninggikan langit-langit rumah, menambah kamar, dan mengecat ulang rumah tentu lebih murah dibandingkan dengan merombak total arsitektur rumah.

Berikut ini beberapa faktor yang biasanya menjadi dasar perhitungan biaya renovasi ataupun bangun ulang rumah diantaranya :

  1. Taksiran biaya bahan-bahan, Harga bahan-bahan yang dipakai biasanya harga bahan-bahan di tempat pekerjaan, jadi sudah termasuk biaya transportasi atau angkutan, biaya bongkar muat.
  2. Taksiran biaya pekerja. Biaya pekerja sangat dipengaruhi oleh: panjangnya jam kerja, keadaan tempat pekerjaan, ketrampilan dan keahlian pekerja yang bersangkutan terutama dalam hal upah pekerja.
  3. Taksiran biaya peralatan, Biaya peralatan yang diperlukan untuk suatu jenis konstruksi haruslah termasuk didalamnya biaya pembuatan bangunan-bangunan sementara (bedeng), mesin-mesin, dan alat-alat tangan.
  4. Taksiran biaya tak terduga atau overhead cost, Biaya tak terduga biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu: biaya tak terduga umum dan biaya tak terduga proyek.
  5. Taksiran Keuntungan atau Profit, Biaya keuntungan untuk pemborong atau kontraktor dinyatakan dengan prosentase dari jumlah biaya total yang berkisar antara 8-15%.

Cara menghitungnya adalah, siapkan ukuran yang akan dikerjakan dengan cara mengukur ruangan yang akan direnovasi. Kemudian kalikan dengan masing-masing poin yang dibutuhkan, baru kemudian ditotal keseluruhannya. Maka anda akan mendapatkan biaya perkiraan renovasi rumah anda.

Secara perkiraan biaya memang renovasi akan lebih murah dari pada membangun ulang, namun membangun ulang pun memiliki beberapa keunggulan. Adapun beberapa keuntungan dari membangun ulang rumah daripada melakukan renovasi adalah sebagai berikut :

  1. Anda dapat bebas merubah bentuk rumah anda dan tidak terikat oleh pondasi yang telah ada sebelumnya, karena dengan membangun ulang berarti seluruh bagian rumah lama di bongkar sampai ke pondasinya.
  2. Anda dapat membangun pondasi yang sesuai dengan kebutuhan anda. Misalnya saja anda ingin membangun rumah 2 lantai tentunya tidak akan bisa jika anda hanya mengandalkan pondasi rumah yang telah ada sebelumnya misalnya rumah 1 lantai. Maka dengan membangun ulang, maka anda akan dapat membangun pondasi yang memang ditujukan untuk rumah 2 lantai .
  3. Anda dapat mendesain bentuk rumah yang diinginkan. Terkadang jika anda membeli rumah yang sudah jadi, dari bentuk desain mungkin tidak sesuai dengan keinginan dengan membangun ulang maka anda bisa memaksimalkan lahan yang ada dan sesuai dengan desain yang diinginkan.

Opsi renovasi tentunya dapat menjadi pilihan jika kerusakan pada komponen-komponen rumah anda tidak mengalami kerusakan yang terlalu parah ataupun bentuk dasar rumah yang sudah sesuai keinginan anda, namun apabila biaya renovasi mendekati daripada biaya membangun ulang ataupun desain rumah sebelumnya tidak sesuai dengan keinginan anda tentunya pilihan untuk membangun ulang dapat menjadi pertimbangan anda. Jadi anda memilih untuk renovasi ataukah membangun ulang ?

pencarian ke halaman ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *